Proses Pembentukan Tanah
Menurut M.Isa Darmawijaya (1990), tanah adalah akumulasi tubuh alam bebas yang menduduki sebagian besar permukaan planet bumi. Tanah mampu menumbuhkan tanaman, memiliki sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad hidup, serta bertindak terhadap bahan induk dalam keadaan relief tertentu selama jangka waktu tertentu pula. pembentukan tanah dibagi menjadi empat tahap.Tahap pertama, batuan tersingkap akibat proses fisika dan kimia. Tahap kedua, batuan menjadi lunak akibat proses pelapukan. Tahap ketiga, lapisna lunak terssebut mulai ditumbuhi tanaman perintis (pada saat ii terjadi proses pelapukan biologi) Tahap keempat,tanah menjadisubur dan mulai ditumbuhi tanaman besar.
1. Faktor-Faktor Pembentuk Tanah
Berdasarkan proses pembentukan tanah berasal dari pelapukan batuan, tumbuhan, serta organisme. Pelapukan terjadi akibat pengaruh iklim dan waktu.
a. Iklim
Faktor ikim berupa suhu dan curah hujan memengaruhi kecepatan proses pelapukan batuan induk. Apabila suhu semakin tinggi, semakin cepat pula reaksi kimia berlangsung.
b. Organisme
Organisme pembentuk tanah terdiri atas tumbuhan, hewan, jasad hidup dalam tanah, dan manusia. Organisme tanah menguraikan organik yang berfungsi mempercepat pelapukan dan membantu menggemburkan batuan induk. Kandungan bahan organik dalam tanah memengaruhi sifat-sifat tanah, antara lain warna tanah menjadi coklat sampai hitam, mengubah sifat tanah, kapasitas penyerapan kation meningkat, serta unsur hara bertambah banyak.
c. Batuan Induk
Batuan induk di suatu daerah merupakan faktor yang menentukan jenis tanah daerah tersebut.
Batuan induk dibagi menjadi batuan beku, sedimen, dan metamorf. Susunan kimika dan mineral batuan induk memengaruhi intensitas pelapukan dan tanaman penutupnya.
d. Topografi atau Relief
Topografi atau relief memenagruhi ketebalan lapisan tanah di suatu tempat. Faktor kemiringan tempat akan memengaruhi pergerakan aliran air. Di daerah berlereng miring aliran air cenderung cepat sehingga lapisan tanahnya tipis karena tererosi. Di daerah datar dan cekung aliran air lambat sehingga lapisan tanah relief tebal.
e. Waktu
Dalam perkembangan tanah, waktu berperan menentukan jenis tanah yang berbentuk. Tanah akan mengalami pelapukan secara kontinu. Hal tersebut menyababkan tanah kehabisan unsur hara. Tanah yang berumur tua dan kehabisan unsur hara akan kehilangan kesuburan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar